Berkualitas Tinggi, Inilah 4 Jenis Protein Nabati dan Olahan Menu Terbaiknya

Berkualitas Tinggi, Inilah 4 Jenis Protein Nabati dan Olahan Menu Terbaiknya

Protein sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak. Untuk memenuhinya, jangan lupa tetap berikan protein nabati yang memang lebih aman tanpa lemak jahat dan kolesterol. Jenis protein nabati di bawah ini mampu mencukupi kebutuhan nutrisi anak. Bahan makanan berikut ini juga bisa diolah menjadi berbagai macam menu lezat yang pastinya tetap disukai si kecil.

  1. Sayuran Hijau Tua

Sayuran berdaun hijau tua memang kaya akan protein nabati. Anda bisa memenuhi asupan protein dari beberapa sayuran hijau tua yaitu bayam, brokoli, kale, dan sawi. Yang terbanyak, dalam 90 gram brokoli, terdapat 2,5 gram protein.

Untuk olahan sayur yang lezat dan menarik, Anda bisa membuatnya menjadi aneka ragam masakan. Anda bisa membuat tumis atau sup dengan tambahan menu menarik lainnya dan terkadang dibuat menjadi salad sayur.

Untuk brokoli, Anda bisa membuatnya menjadi brokoli crispy. Caranya juga praktis yaitu membagi brokoli kecil-kecil dan dicelupkan ke tepung yang sudah dibumbui, lalu menggorengnya. Menu ini bisa menjadi camilan sehat untuk si kecil dengan rasa yang lebih lezat dibandingkan ketika mengonsumsinya dalam bentuk sayur. Olahan ini bisa menjadi variasi sesekali.

  1. Olahan Kedelai

Kacang kedelai juga terkenal sebagai sumber protein nabati. aneka olahannya dapat dijadikan sumber makanan alami yang kaya akan protein nabati. kacang kedelai dapat diolah menjadi tempe dan tahu yang bisa diolah menjadi aneka macam menu makanan. Sebanyak 85 gram tempe, terdapat kurang lebih 15 gram protein. Dalam 100 gram tahu, terdapat sebanyak 8 gram protein.

  1. Kacang-Kacangan

Terdapat berbagai jenis kacang yang dapat dikonsumsi. Anda bisa mengonsumsi kacang merah dan kacang hijau sebagai sumber protein nabati unggul. Dalam 90 gram kacang merah, tersedia kurang lebih 7,5 gram protein. Sebanyak 200 gram kacang hijau, kurang lebih terdapat 15 gram protein. Kacang almond juga bisa dikonsumsi karena mengandung 6,5 gram protein setiap 1 ons.

Untuk diolah menjadi sayuran, kacang polong juga sangat baik menutrisi karena juga mengandung protein nabati. Kebutuhan protein harian dapat terpenuhi karena 100 gram kacang polong mempunyai 25 gram protein.

Buncis juga bisa diolah menjadi sayur sehat dengan kandungan 1,8 gram protein dari setiap 100 gram. Kacang panjang juga tak ketinggalan dengan kandungan 2,8 gram protein. Anda bisa mengolahnya menjadi beragam jenis masakan, di antaranya tumis, orak arik, sayur asem, dan sebagainya.

  1. Buah Alpukat

Berikutnya, terdapat buah alpukat yang direkomendasikan karena kaya protein nabati. Alpukat ini sangat istimewa karena tinggi protein dan mengandung lemak baik. Banyak nutrisi lainnya berupa vitamin, mineral, dan asam folat yang berguna untuk menunjang kesehatan. Anda bisa mengonsumsi alpukat dengan membuatnya menjadi jus, smoothies, es campur, dan kreasi lainnya.

Itulah beragam jenis protein nabati yang sangat berkualitas. Kandungan protein nabatinya yang banyak, mampu memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Anda harus pandai-pandai dalam mengolah setiap sumber protein tersebut. Tujuannya agar anak tidak bosan dan tetap mau makan demi mengoptimalkan tumbuh kembangnya melalui sumber protein nabati yang aman.